Senin, 09 Desember 2013
Alat-alat untuk menggambar
1.Kertas
Biasanya untuk menggambar yang bertekstur kering atau tidak menggunakan cat minyak dan cat air menggunakan sketchbook. Nah, ukuran sketchbook ini bermacam-macam ada yang ukuran A3, A4 dll. Sangat mudah sekali untuk mendapatkan sketchbook ini, tinggal pergi ke toko buku aja terus bilang "ada sketchbook?" pasti kita ditawarkan dengan range harga dari yang beribu, berbelas, sampai yang berpuluh-puluh ribu. Ada harga ada kualitas.
Ada berbagai macam dan berbagai merk pensil. Misalnya pensil clutch (dari kayu) dari merk FaberCastell, Staedtler, Lyra, dll. Range-nya dari 3H, H, HB, B, 2B, hingga 8B.
Dan ada juga pensil mekanik yang bergaris tengah 0.3 mm, 0.5 mm, 0.7 mm, 0.9 mm juga ada.

3. Penghapus
Penghapus juga memiliki peranan dalam mengkoreksi objek gambar yang tidak tepat. Biasanya pengahapus yang saya gunakan ketika menggambar dengan crayon yaitu penghapus dari FaberCastell, jenisnya adalah Grip-Eraser Anti-Slip. Bentuknya bermacam-macam, ada oval, segitiga, dan bulat. Penghapus ini tidak beracun dan aman untuk anak-anak. Penghapus ini ideal digunakan untuk pensil hitam, warna dan crayon. Bentuknya juga ergonomis dengan kontrol yang lebih baik. Sehingga sangat mudah digenggam.
4.Crayon
Crayon yang baik biasanya tidak berbau tajam, tidak beracun, dan warnanya mudah menempel di kertas dan tidak berllilin.
5. Connector Pen
Connector pen ini hampir sama dengan spidol. Bedanya selain untuk mewarnai connector pen dapat dibuat craft untuk melatih kreativitas anak dalam merancang bangunan. Caranya dengan menghubungkan pen satu dengan pen yang lainnya yang disertai dengan sebuah penghubung yang telah tersedia.
6. Cat Air
Cat air adalah salah satu media menggambar yang penggunaannya dengan medium air. Peralatan yang digunakan melukis dengan cat air yaitu kertas, kanvas, kayu, kuas khusus untuk cat air dan palet. Karakter cat air ini biasanya menghasilkan warna-warna yang transparan. Cat air juga merupakan media yang mudah dan cepat untuk menggambar sketsa.
7. Cat Minyak
Cat minyak yang dijual dipasaran banyak sekali rupannya, dari mulai yang murah sampe yang mahal, bahkan mahal sekali :D Cat yang bagus ciri-cirinya adalah mudah dicampur, enak dioleskan ke kanvas, warnanya kuat, dan tahan lama. Cat minyak yang biasanya digunakan oleh pelajar atau newbie bukan seniman biasanya menggunakan dari merk MARIE's, REEVE, TALENS, Winsor & Newton. Untuk sekelas seniman beda lagi cat yang mereka biasanya gunakan.
8. Pensil Warna
Pensil warna pada umumnya memilliki set yang berbeda, ada yang jumlahnya 12 warna, 24 warna, 38 warna, 48 warna, bahkan sampai yang beratus-ratus dalam 1 setnya. Pensil warna tidak berbeda dengan pensil biasa, hanya graphit pada pensil warna diberi warna. Proses produksinya pun hampir sama dengan pensil. Setiap produsen pensil warna memproduksi berbagai macam pensil warna, contohnya ada produsen A yang memproduksi pensil warna softcare, pensil warna seperti ini lebih lunak, dan mudah berbaur warnanya. Berbeda dengan pensil warna Verithin, pensil warna ini lebih keras, tipis dan sangat bagus unutk membuat gambar detail. Kemudian ada lagi pensil warna (cat air) setelah digoreskan kemudian dapat disapu dengan kuas dan air biasa, sehingga lebih menunujukan efek cat air.
9. Cat Poster
Cat Poster juga berbahan dasar air,
namun bedanya sifat cat ini lebih pekat (opaque). Cat ini untuk digunakan
melukis di atas kertas. Cat poster yang beredar di pasaran biasanya dalam bentuk botol kecil.
Alat penunjang lainnya misalnya saja kanvas, kuas, dll. Itu semua tergantung apa yang kita butuhkan untuk menggambar. Setiap orang tentunya memiliki style gambar dan media yang berbeda.
Cat minyak dan acrylic yang baik biasanya warnanya awet selama
berpuluh tahun, tidak pudar dan tidak berubah warna, sayangnya cat yang
baik biasanya harganya mahal dan dijual per tube warna. Harga pertube
cat minyak/acrylic per warna yang baik biasanya minimal Rp.17.000,00
sampai jutaan rupiah. Jadi bisa dibayangkan pelukis profesional terkenal
yang membutuhkan 20 warna untuk melukis membutuhkan biaya 20 juta
sampai 40 juta rupiah untuk melukis. - See more at: http://www.sanggarlukisimut.blogspot.com/2013/02/jenis-peralatan-gambar-yang-baik-dan.html#sthash.h8sRJEIm.dpuf
Krayon
yang baik biasanya tidak berbau tajam, tidak beracun, warnanya mudah
menempel di kertas tidak berlilin - See more at:
http://www.sanggarlukisimut.blogspot.com/2013/02/jenis-peralatan-gambar-yang-baik-dan.html#sthash.h8sRJEIm.dpuf
Krayon
yang baik biasanya tidak berbau tajam, tidak beracun, warnanya mudah
menempel di kertas tidak berlilin - See more at:
http://www.sanggarlukisimut.blogspot.com/2013/02/jenis-peralatan-gambar-yang-baik-dan.html#sthash.h8sRJEIm.dpuf
Krayon
yang baik biasanya tidak berbau tajam, tidak beracun, warnanya mudah
menempel di kertas tidak berlilin - See more at:
http://www.sanggarlukisimut.blogspot.com/2013/02/jenis-peralatan-gambar-yang-baik-dan.html#sthash.h8sRJEIm.dpuf
CAT MINYAK VS CAT ACRYLIC
Ada banyak jenis bahan untuk melukis atau menggambar, namun kali ini
yang akan dibahas adalah cat minyak dan cat acrylic, kedua jenis cat
ini sering digunakan oleh pelukis yang sudah memiliki kemampuan ahli
untuk berkarya, keduanya hampir memilki kesamaan namun juga memiliki
kelebihan dan kekuranganya masing-masing, untuk lebih jelasnya berikut
kami uraikan informasinya, semoga bermanfaat.
1. Cat minyak
Cat minyak adalah jenis cat berbasis minyak yang paling populer
digunakan para seniman untuk berkarya membuat lukisan, karena sifatnya
yang tidak cepat kering sehingga membuat proses berkarya menjadi lebih
asyik, terutama untuk membuat lukisan bergaya realist atau naturalist
yang halus. Cat minyak sangat bagus untuk tehnik goresan halus dan
lembut.
Cat minyak juga memiliki sifat yang unik untuk lukisan gaya ekspresionist, baik menggunakan tehnik pisau palet, pelototan ataupun goresan kuas tebal, hasil tekstur cat yang ditimbulkanya bisa terlihat jelas dan detail.
Warna-warna cat minyak memiliki tingkat kecerahan yang maksimal, juga memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu dan cuaca normal, dengan perawatan yang baik , lukisan cat minyak mampu bertahan hingga ratusan tahun, seperti pada lukisan klasik eropa yang sudah berusia ratusan tahun.
Tehnik melukis dengan menggunakan cat minyak lebih mudah dipelajari daripada cat acrylic, cat minyak bisa digunakan melukis pada media canvas dan board (kayu), namun umunya digunakan pada media kain canvas.
Kekurangan cat minyak, dengan sifatnya yang butuh waktu lama untuk pengeringanya, bagi seniman yang sudah ahli saat membuat lukisan yang membutuhkan proses kering cepat ini menjadi kendala tersendiri, misalnya target lukisan selesai 3 hari bisa jadi 10 hari karena menunggu proses pengeringan.
Tapi itu masih bisa diantisipasi dengan menggunakan liquin untuk cat minyak, berbentuk cream yang sekaligus bisa gunakan untuk pengencer cat minyak, dengan liquin ini, pengeringan cat minyak untuk kering sentuh hanya membutuhkan waktu 5-10 menit, pengeringan cat minyak yang normalnya membutuhkan waktu 2-3 hari. Namun bagi sebagian pelukis, harga liquin jenis ini terlalu mahal, dimana harga 1000 ml (1 Liter) Rp. 440 rb - Rp.720 rb.
Cat minyak memiliki bau yang menyengat, bagi sebagian orang yang baru belajar melukis menggunakan cat minyak ini bisa mengganggu, atau bagi seorang seniman yang memiliki penyakit saluran pernafasan, ini bisa menjadi masalah serius.
2. Cat Acrylic
Cat Acrylic adalah cat berbasis air atau menggunakan air sebagai
pengencernya, tidak berbau menyengat seperti cat minyak, jika
dibandingkan dengan cat minyak, cat acrylic lebih ramah ligkungan dan
harga atau ongkos membuat lukisan lebih murah dengan menggunakan cat
jenis ini.
Sifatnya yang cepat kering memberikan 2 akibat yang berbeda bagi penggunanya, bagi seniman yang ahli dan membutuhkan pengerjaan lukisan cepat, ini menjadi pilihan favorit disamping ongkosnya yang lebih murah.
Namun bagi pemula atau yang belum ahli menggunakan cat acrylic, hal ini bisa menjadi kesulitan tersendiri karena sifatnya yang cepat kering, sehingga mengurangi kualitas lukisan yang dihasilkanya.
Permukaan lukisan cat acrylic adalah doft (tidak mengkilap sebagaimana cat minyak), namun hal ini bisa diatasi dengan solusi memberikan lapisan coating berbasis air pada permukaan lukisan yang berfungsi untuk memberikan perlindungan cat sehingga berdaya tahan lama, memberikan efek glossy (mengkilap pada permukaan lukisan), dan warnanya menjadi lebih cerah (timbul).
Jika dibanding dengan cat minyak, cat acrylic masih kalah populer,
alasan utama faktor penyebabnya adalah tehnik lukisan cat acrylic jauh
lebih sulit, untuk menghasilkan lukisan berkualitas seperti cat minyak
harus memiliki keahlian yang tinggi, dan jarang sekali pelukis memiliki
kemampuan ini, terutama untuk aliran lukisan realist dan
naturalist. Apalagi untuk pemula yang sedang belajar melukis, jika tidak
memiliki bakat dan kemauan yang tinggi, biasanya mereka lebih memilih
menggunakan cat minyak. Dari segi
kualitas bahan dan kualitas lukisan yang dihasilkan antara cat minyak
dan cat acrylic pada dasarnya adalah sama, hanya yang membedakanya
adalah merk cat yang digunakan, otomatis semakin mahal harga cat, maka
semakin bagus pula kualitas cat yang didapatkan.
readmore »»
1. Cat minyak
Cat minyak juga memiliki sifat yang unik untuk lukisan gaya ekspresionist, baik menggunakan tehnik pisau palet, pelototan ataupun goresan kuas tebal, hasil tekstur cat yang ditimbulkanya bisa terlihat jelas dan detail.
Warna-warna cat minyak memiliki tingkat kecerahan yang maksimal, juga memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu dan cuaca normal, dengan perawatan yang baik , lukisan cat minyak mampu bertahan hingga ratusan tahun, seperti pada lukisan klasik eropa yang sudah berusia ratusan tahun.
Tehnik melukis dengan menggunakan cat minyak lebih mudah dipelajari daripada cat acrylic, cat minyak bisa digunakan melukis pada media canvas dan board (kayu), namun umunya digunakan pada media kain canvas.
Kekurangan cat minyak, dengan sifatnya yang butuh waktu lama untuk pengeringanya, bagi seniman yang sudah ahli saat membuat lukisan yang membutuhkan proses kering cepat ini menjadi kendala tersendiri, misalnya target lukisan selesai 3 hari bisa jadi 10 hari karena menunggu proses pengeringan.
Tapi itu masih bisa diantisipasi dengan menggunakan liquin untuk cat minyak, berbentuk cream yang sekaligus bisa gunakan untuk pengencer cat minyak, dengan liquin ini, pengeringan cat minyak untuk kering sentuh hanya membutuhkan waktu 5-10 menit, pengeringan cat minyak yang normalnya membutuhkan waktu 2-3 hari. Namun bagi sebagian pelukis, harga liquin jenis ini terlalu mahal, dimana harga 1000 ml (1 Liter) Rp. 440 rb - Rp.720 rb.
Cat minyak memiliki bau yang menyengat, bagi sebagian orang yang baru belajar melukis menggunakan cat minyak ini bisa mengganggu, atau bagi seorang seniman yang memiliki penyakit saluran pernafasan, ini bisa menjadi masalah serius.
2. Cat Acrylic
Sifatnya yang cepat kering memberikan 2 akibat yang berbeda bagi penggunanya, bagi seniman yang ahli dan membutuhkan pengerjaan lukisan cepat, ini menjadi pilihan favorit disamping ongkosnya yang lebih murah.
Namun bagi pemula atau yang belum ahli menggunakan cat acrylic, hal ini bisa menjadi kesulitan tersendiri karena sifatnya yang cepat kering, sehingga mengurangi kualitas lukisan yang dihasilkanya.
Permukaan lukisan cat acrylic adalah doft (tidak mengkilap sebagaimana cat minyak), namun hal ini bisa diatasi dengan solusi memberikan lapisan coating berbasis air pada permukaan lukisan yang berfungsi untuk memberikan perlindungan cat sehingga berdaya tahan lama, memberikan efek glossy (mengkilap pada permukaan lukisan), dan warnanya menjadi lebih cerah (timbul).
Sabtu, 07 Desember 2013
Menggambar bisa merangsang kemampuan anak
Kegiatan menggambar, khususnya untuk si kecil bukan hanya kegiatan mencoret-coret tanpa arti loh. Dengan menggambar banyak manfaat yang akan didapat si kecil, bahkan manfaatnya akan terasa hingga ia dewasa nanti.
Berdasarkan riset yang dilakukan terhadap 200 anak usia 3-4 tahun, ternyata kemampuan menggambar adalah salah satu indikator terhadap berkembangnya kemampuan membaca anak. Riset ini dikutip dari Parents Indonesia.
Nah, jika kemampuan menggambar anak terus dikembangkan selama 2 tahun selama ia bersekolah di TK, maka kemungkinan besar ia sudah akan bisa membaca saat lulus nanti.
Kemampuan menggambar yang bagus pada anak dan bisa menggambar persegi atau lingkaran dengan sempurna maka ia bisa lebih cepat membaca dan punya kemampuan mengidentifikasi bahasa, sandi dan huruf.
Ternyata kemampuan menggambar yang baik tidak hanya merangsang kemampuannya untuk membaca saja, kemampuan menggambar yang baik juga dapat mendongkrak kemampuannya dalam menghitung. Peneliti berkesimpulan menggambar punya kontribusi tinggi terhadap perkembangan pengetahuannya di masa depan.
Peneliti juga berkesimpulan, dengan kemampuan menggambar anak, ternyata mereka juga bisa lebih fokus dalam menerima pelajaran dengan menggunakan kata-kata, dibandingkan dengan pelajaran menggunakan kapur atau spidol. Peneliti juga memperkirakan ada kemampuan kognitif lain yang berkembang jika si anak terus belajar menggambar.
Jadi daripada menghabiskan banyak waktu untuk mengajarkan anak membaca, lebih baik menggunakan sebagian waktu untuk mengajak anak menggambar. Menggambar tentu lebih menyenangkan bagi anak. Selain itu bisa mengembangkan kemampuan yang lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
















